Semilidetik Untuk Meraih Emas
Jika setiap pagi bank memberi anda pinjaman uang sebesar Rp. 86.400,- bebas untuk digunakan hanya pada hari itu saja, apa yang anda lakukan? Pastinya anda akan memanfaatkan uang itu sebaik-baiknya sebelum hari itu berakhir. Daripada hangus begitu saja, ya kan?
Kita semua memiliki bank seperti itu, namanya WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberi anda pinjaman 86.400 detik yang akan hangus jika tidak digunakan pada hari itu juga. Tidak ada waktu tambahan dan tidak ada juga “uang muka” untuk pinjaman esok harinya. Jadi, gunakan waktu anda sebaik-baiknya dan mulailah bertindak sekarang juga.
Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN,
tanyakan pada murid yang tidak naik kelas.
Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN,
tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur
Agar tahu pentingnya waktu SEHARI,
tanyakan pada tukang bakso yang tidak bisa jualan hari ini.
Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT,
tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang
Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK,
tanyakan pada peraih medali perak cabang renang di Olimpiade
sumber: malwa@kepribadian-malwa.com//
1 comment:
Aslkum. Kini aku tahu batapa waktu itu sangat berarti.Bahkan pada titik kulminasi renunganku aku merasa baertahun-tahun waktu yang telah aku habiskan tuk mengabdi di IRM tercinta telah sia2 oleh perbuatanku beberapa hari saja, sebuah perbuatan yang tidak bertanggung jawab yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang kader sejati.
hal yang kulakukan kemarin khususnya pada momen TM 3 tidak dapat dibenarkan jika dilihat dari kaca mata seorang kader. Jujur aku telah terhasut dan takselayaknya aku terhasut oleh kekesalanku denngan kondisi PW IRM jatim.Aku tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini bahkan semua perbuatan tidak bertanggung jawabku tidak dapat dibenarkan atas dasar apapu,
Dengan penuh rasa penyesalan dan perasaan malu saya memohon maaf WALAU SETIAP UNTAIAN MAAFKU SAAT INI TELAH TERLAMBAT DAN TIDAK LAGI BERMAKNA SEBAB AKU TELAH MENJADI PENGHIANAT.
Seandainya Bara Api kemarahan teman2 terlalu besar dan tak dapat lagi dipadamkan,
Seandainya Kesalahan yang telah kulakukan terlalu besar untuk dimaafkan,
Maka saya pasrah atas segalanya saya siap menerima hukuman walau sebenarnya hukuman itu bertentangan dengan Prinsip Kesadaran Kritis Transformatif.
Sekali lagi maafkan saya dan saya siap Mengabdi Sepenuhnya untuk IRM.Ivan Istyawan
Post a Comment