Saturday, March 28, 2009

Ibu......

Ibu.... semangatmu tetap membara. Engkau begitu berarti bagiku,walaupun aku dipertemukan denganmu belum lama. Aku akan selalu berusaha menghormatimu, menyayangimu seperti mamiku yang melahirkan aku dari rahimnya.

Ibu.. Meski aku tidak pernah merasakan terlahir dari rahimmu karena memang engkau tidak melahirkanku, engkau seperti ibuku sendiri. yang harus ku patuhi setiap nasehatmu.

Ibu... maafkan aku ibu. karena setiap hembusan nafasku selalu membuat engkau jenuh, jengkel dan merasa terabaikan. Ibu, "seandainya diperintahkan seorang anak untuk bersujud dikaki ibu" dan aku lakukan sepanjang hidupku untuk bersujud di kakimu pun tidak akan mampu untuk menebus dosa-dosaku. Hanya ketulusan maafmu yang akan membebaskan aku dari adzabNYA nanti.

Mami.... doakan anakmu yang jauh darimu ini! karena hanya doamu yang lebih didengar dan dikabulkan oleh Yang Maha Mendengar lagi Maha Pengasih.