Sejak kenal oriflame, tak sedikit
aku alami kegagalan. Baik ketika menjual dan mempromosikan. Kadang aku jenuh
dan putus asa juga kalo sampe tak sesuai target. Kadang ada yang sudah niat
beli, tahu-tahu tidak jadi, begitu juga saat prospek. Bingung juga, ternyata
susah-susah mudah.
Loh,
namanya juga lagi belajar. Anggap sedang belajar menjadi pengusaha. Gagal ya
biasa, coba sekali lagi, dan terus sekali lagi, kata suami. Iya benar juga sih. Orang yang baru buka toko
pun tak mungkin langsung banyak pelanggan. Kalau eyang Tansiem dan mbak amel
bisa, pastinya dulu juga merangkak saat di awal-awal. Ya biar saja. Mestinya
setelah ada fasilitas laptop, aku lebih banyak sharing dengan beliau-beliau.
Biar tambah wawasan dan pengalaman.
Aku
makin termotivasi ketika melihat perkembangan Dline-ku, Susan. Keren juga
perkembangannya. Menambah semangat. Selamat ya Susan. Terima kasih juga sama
mbak Tansiem yang tidak ragu-ragu memberikan penghargaan dengan memberikan
bonus motivasi dan bonus produk pada orang yang berprestasi.
Sekarang,
aku mau mencoba cara lain agar lebih mudah berhasil. Kupikir, bisnis satu ini
memang berbeda dari bisnis biasa. Banyak keunggulannya. Satu, bisnis ini tidak memerlukan ruangan khusus seperti toko atau
warung. Kita butuh, atau sedang ada pelanggan dan pembeli memesan maka tinggal
pesan, dan nunggu pesanan barang
dikirim. Simpel sekali jadinya.
Dua, tidak perlu menunggui toko
seharian. Sambil menikmati rutinitas sehari-hari, kita bisa sambil menawarkan produk
kepada teman-teman, tetangga dan siapapun yang kita temui di sekitar kita, mereka
bisa memilih-milih produk yang sudah tercatat di katalog. Berikut harganya.
Tiga, pelanggan tidak terbatas pada
orang-orang di sekitar kita, tetapi juga orang-orang yang beraktivitas di dunia
maya alias internet. Kita bisa menawarkan produk berkualitas ini pada mereka.
Jadi, pangsa pasarnya besar dan luas sekali.
Empat, produknya memang bagus dan
berkualitas, dibuat secara natural dari bahan-bahan yang alami. Zaman sekarang
kan, zamannya orang mesti ribut dulu soal kualitas, baik tidaknya bagi kualitas
kesehatan. Berkat kualitas ini juga, akhirnya suami membolehkan bahkan
memberikan dukungan penuh untukku berbisinis.
Lima,
teman-teman kerja yang motivatif dan saling berbagi pengalaman, saling memberi
support. Dalam hal ini, aku sangat bangga dengan senior-senior seperti mbak
Tasniem, Mbak Amelia juga mbk Ricka yang begitu tanggap dan kreatif dalam
menhidupkan jaringan ini. Bahkan, tak segan-segan memberi bonus bagi yang punya
dedikasi dan prestasi.
Bayangkan
saja, suamiku sampai terkaget-kaget melihat caraku berbicara yang lebih cerah
dan selalu termotivasi untuk selalu menang dalam melawan diri sendiri dari rasa
malas, takut gagal, dan sebagainya. Karena sebelum-sebelumnya aku selalu
mengeluh karena mudah lelah dan tak punya motivasi. Yaa wajar, kerjaan numpuk
tak habis-habis. Apa-apa habis di keluhan.
Terakhir, tentu saja bikin hemat waktu,
tenaga dan pikiran. Aku lebih enjoy sekarang dalam beraktivitas. Sangat cocok
bagi ibu rumah tangga yang pengen tambah penghasilan, sekalian membantu beban
suami dalam mencari nafkah. Sekalian belajar punya pikiran dan pandangan baru
yang lebih sehat, dan lebih inspiratif.
Anda
tertarik bergabung? Bagi Anda yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, saya
pikir, tidak salah untuk mencoba yang satu ini. Apalagi jika anda rutin buka facebook, twitter atau jejaring sosial lainnya. Jadikan aktivitas online Anda
punya nilai plus! Sekalian hiburan, sekaligus menghasilkan! So, waktunya tidak terbuang percuma.
Seharusnya
sekarang Anda merasa penasaran, dan segera ingin mengetahui bagaimana cara dan
prosesnya. Monggo, tinggal klik saja di sini: siti fatimah