Monday, May 28, 2012

STOP MENGELUH 2) :GALI WAWASAN SEGAR DAN PECAHKAN MASALAHNYA!


   Di saat-saat aku mulai pasrah dan menyerah, tiba-tiba suatu hari aku dibuat tertegun membaca status salah seorang teman. Mbak amel namanya. Status-statusnya kok keren-keren. Penuh semangat dan menularkan motivasi. Lama-lama aku penasaran sendiri.  Isinya sih, sedang menerapkan bisnis yang bisa dilakukan di rumah tanpa mengganggu rutinitas utama. Ah, tapi masak iyya ada bisnis yang seperti itu?
   Tetapi, tetap saja aku merasa terpanggil dan timbul penasaran. Diam-diam impian lamaku untuk menambah pemasukan yang tanpa mengganggu rutinitas dan kewajibanku sehari-hari membara kembali.
   Diam-diam juga, aku mulai rutin mengintip status-status terbaru mbak amel.  
  Rasa penasaranku pun terobati, ketika mbak Amel mengikutsertakan alamat situs pekerjaannya di diamond . Tanpa menunggu waktu, aku pun segera membuka-bukanya.       
  Oh, ternyata di dalamnya berisi testimoni2 kesuksesan di oriflame, yang bisa dijalankan dengan simpel dan tidak mengganggu penghasilan bahkan bisa menjadi sumber penghasilan. terutama lagi ketika ada cerita mbk2 ibu rumah tangga yang tidak mau jauh dari anak-anaknya. 
    Wow, kenapa tidak dicoba saja. Ini dia cara berbisnis yang aku suka dan aku cari sejak dulu. Aku pun segera mengisi form pendaftaran. Setelah selesai mengisi form, ternyata masalah tidak serta-merta ikut-ikutan terpecahkan!  Hatiku malah jadi gelisah tak karuan. Aku lalu tersadar, kenapa juga tadi aku mesti ngisi web itu? Gimana jika ternyata suami gak ngijinin? Kan itu menggunakan sistem MLM. Suami anti banget dengan yang namanya MLM, karena trauma sejak jaman kuliah. Bertubi-tubi pertanyaan muncul di benak. Sambil mikir cara jitu untuk minta ijin biar dianya gak marah, hati ini tak pernah tenang.
  Akhirnya sela waktu setelah magrib, kuberanikan diri untuk menyampaikan yang telah terjadi. Bagaimana pun kalo ngggak segera mendapat jawaban tentu hati ini semakin tidak tenang. Benar juga dugaanku, suami sama sekali tidak setuju!
   Tapi aku tak mau menyerah begitu saja. Apalagi, KTP dan 39.900 sudah kuserahkan mbk Amel.  Jadi, tak boleh mundur. Pasti suami sedang salah paham dengan pengalaman-pengalaman buruknya semasa kuliah dulu. Dikiranya MLM seperti yang pernah dialaminya.
   Selama satu jam lebih kuberikan suami penjelasan bahwa MLM yang dimaksud hanyalah pola menjalankan bisnisnya. Suamiku mulai pelan-pelan setuju ketika ia tahu bahwa oriflame adalah sebuah bisnis rumah dengan menjualkan produk, dan MLM adalah sistem yang digunakan. Alhamdulillah lega banget. Ternyata yang aku sampaikan masuk akal, bukan hanya ongkang-ongkang kaki makan gaji dan menuai kesuksesan yang tidak jelas.
   Oh, ternyata jitu benar. Coba kalau sejak awal aku fokus pada keluhan. Apa jadinya? Mungkin aku sudah menyerah sebelum bertindak. Dan mulai sibu mengurus ratusan atau bahkan mungkin ribuan keluhan dan masalah. Berkat fokus pada pemecahan masalah, selalu ada saja pemecahannya.
  Terima kasih Tuhan. Kau ciptakan sistem pikiran dengan imbal-balik yang jujur. Jika mengeluh maka yang diperoleh adalah keluhan dan tambah banyaknya timbunan masalah. Jika fokus pada pemecahan masalah, kau beri pemecahannya. Meski tak seketika sat itu juga. Mungkin karena Engkau ingin hamba-hambaMu tidak terlalu manja. Tetapi agar lebih matang kehidupannya!

Wo, Suami Malah Fanatik
      Tak kurang akal, agar suami makin setuju bahwa bisnis ini benar dan teruji, aku belikan dia salah satu produk Oriflame, yaitu pembersih wajah (5 in 1 Esensial). Sepulang kerja, dia  langsung cerita, produk itu cocok dan sangat bagus. Wajahnya benar-benar jadi bersih dan tidak kasar lagi. Lah, ndilalah, satu kali mencoba, suami malah keterusan. Loh, kok malah jadi fanatik pikirku, jadi geli sendiri. Oh, ternyata aku punya keuntungan lain dari bisnis ini.
   Selain, dapat pemasukan, aku tidak perlu lagi susah-susah berbelanja kebutuhan keluar rumah. Karena semua tersedia di Oriflame. Ya tinggal pesan saja melalui oriflame. Wah, efiesen dan efektif sekali. Benar-benar tidak menguras dan mengganggu banyak waktu. Saat itu tanpa sadar terucap dalam hatiku, luar biasa! Benar-benar keadaan yang tidak kuduga sama sekali. Terima kasih, Oriflame! Syukur alhamdulillah. Dan, terima kasih Mbak Amel, sudah mengenalkanku pada dunia dan pemikiran baru ini!
  Dan yang membuatku gembira, ternyata diam-diam suamiku membaca status-status fesbukku. Kata suami, ia kagum dengan lontaran bahasa yang digunakan. Dapat pelatihan menulis darimana sih? Begitu ucapnya. Kubilang kalau kena tular virus Mbak Amel dan sahabat-sahabat Oriflame. Begitu mengetahui perubahan pola bahasa yang kugunakan, ia benar-benar berubah mendukung 100%.       
      Alhamdulillah sekarang sudah sampai level 3% dan bermimpi, berharap dan beraksi untuk naik bulan ini minimal level 6%. Walaupun kemarin baru saja dapat sms dari prospek yang isinya sebuah penolakan aku sudah mulai membiasakan dengan penolakan-penolakan seperti itu. Tetap semangat apalagi setelah membaca catatan mbk Amel hari ini.
     Rasanya aku tidak pantas jika hanya berdiam diri sampai di sini sedangkan motivasi, sarana dan media belajar sangat mendukung. Semuanya tersedia gratis dan tinggal memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bagaimana tidak, sebagai bentuk apresiasinya, sekarang suami tidak ragu-ragu  diberi kesempatan mempunyai laptop, bisa dipakai buka ebook setiap saat (tidak seperti kemarin-kemarin). Uang masih bisa dicari, tapi kesempatan harus diambil selagi itu ada peluang yang bagus, dan itu tidak terjadi setiap saat, begitu kata suami.
SEMANGATTTT 

No comments: